Senin, 02 Mei 2016

10 Tempat Wisata di Magelang yang Wajib Dikunjungi

Objek wisata Magelang yang paling terkenal adalah Candi Borobudur. Ya sebuah landmark paling mengagumkan yang sejak dari abad ke-9 dan telah menjadi warisan dunia yang sangat berharga. Keadaan wilayah Magelang yang dikelilingi gunung-gunung menjadikan Magelang memiliki pesona alam yang memikat.

Magelang adalah sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan memiliki hawa udara yang dingin. Infrastruktur kepariwisataan yang semakin baik dan juga fasilitas serta akomodasi publik yang beragam membuat wisata di Magelang semakin menarik. Bila Anda sedang melakukan perjalanan wisata ke Jogja, maka berkunjung ke Magelang adalah salah satu pilihan yang tepat, karena jarak Jogja ke Magelang sekitar 45 km. Setibanya di sana, Anda bisa menikmati berbagai kegiatan menarik yang ditawarkan wisata Magelang.

Berikut ini ada 10 tempat wisata di Magelang terfavorit di kalangan para penikmat perjalanan yang diambil dari berbagai sumber.

10 Tempat Wisata di Magetan Jawa Timur

Sebagai salah satu kabupaten dan kecamatan yang ada di Jawa Timur, mungkin Magetan belum terlalu familiar bagi kita yang tinggal di luar provinsi ini. Namun kenyataannya, Magetan yang merupakan kota kecil ini memiliki berbagai obyek pariwisata yang tidak akan membuat menyesal para pengunjungnya dan merupakan salah satu tempat wisata di jawa timur. Sebagian tempat wisata di Magetan memang masih termasuk sepi, tapi keasriannya tidak diragukan lagi. Destinasi mana saja yang bisa dimasukan ke dalam daftar liburan?

Air Terjun Tirtasari

Air Terjun TirtasariMendatangi Air Terjun Tirtasari adalah keputusan yang tepat karena memang ini menjadi salah satu primadona pariwisata di Magetan. Berlokasi di lereng Gunung Lawu, air terjun ini memiliki tinggi lebih dari 50 meter. Untuk menjangkau tempat ini pun terbilang mudah dan setiap pengunjung tidak akan merasa kesulitan sama sekali. Para wisatawan dapat menikmati air terjun ini secara lebih memuaskan dengan menaiki tangga-tangga di sebelah air terjun yang terbuat dari beton. Selain itu, wisatawan juga bisa naik kuda untuk menelusuri lokasi air terjun.
  • Pengunjung dikenakan biaya masuk seharga Rp 7 ribu per kepala.
  • Pengunjung paling tidak harus menggunakan ojek atau berjalan kaki demi mencapai batas pemukiman terakhir.